Dunia Informasi Teknologi


AVAR 2010 @ Bali, Indonesia

18/05/2010 10:45

Press Release AVAR 2010

AVAR (Association of antiVirus Asia Researchers) Administration Office, yang setiap tahun mengadakan konferensi AVAR yang menjadi ajang berbagi informasi dan pertemuan pakar-pakar malware dan antivirus dunia akan mengadakan AVAR 2010 Conference yang ke 13 di Grand Hyatt – Nusa Dua, Bali, Indonesia. AVAR Conference sesuai namanya “seharusnya” hanya menjadi ajang pertemuan para pakar sekuriti dari Asia Pasifik, tetapi dalam kenyataannya sudah menjadi konferensi tingkat dunia yang dihadiri oleh peserta dan panelis dari seluruh dunia.  Adapun penyelenggaraan AVAR2010 yang merupakan event sekuriti kelas dunia dan pertama kali diadakan di Indonesia ini dipercayakan oleh AVAR Administration Office kepada PT. Vaksincom http://www.vaksin.com.

Sebagai gambaran AVAR 2009 yang diadakan di Grand Hyatt, Kyoto - Jepang pada tanggal 4-6 November 2009 diisi oleh pembicara dan panelis dari seluruh dunia seperti Jimmy Kuo (Microsoft), Andrew Lee (K7 Computing), Yanfang Ye (Kingsoft Corporations), Vincent Weafer (Symantec), Dmitry Gryaznov (Mc Affee), David M. Perry (Trend Micro), Randy Abrams (Eset), Jun Seong Hak (Ahn Lab), Satyendra Teppalavalasa (CA), Eugene Kaspersky (Kaspersky Lab), Gabor Szappanos (Virusbuster), Jim Cai (Fortinet) dan Righard J. Zweinenberg (Norman). Dan dihadiri oleh peserta (delegasi) lebih dari 20 negara seperti Australia, Belgia, Canada, China, Belanda, Hongkong, Iceland, Norwegia, India, Jepang, Korea, Selandia Baru, Filipina, Rusia, Singapura, Slovakia, Taiwan, Inggris dan Amerika Serikat. Sebelum ini, 12 kali penyelenggaraan AVAR diadakan di Hongkong (1998), Seoul;Korea (1999), Tokyo,;Jepang (2000), Hongkong (2001), Seoul;Korea (2002), Sydney;Australia (2003),Tokyo;Jepang (2004), Tianjin;China (2005), Auckland;New Zealand (2006), Seoul;Korea (2007), New Delhi;India (2008) dan Kyoto;Jepang (2009). Dan nama Bali;Indonesia akan menghiasi website AVAR dan membuktikan bahwa Indonesia memang diakui memiliki potensi dan kemampuan dalam bidang sekuriti di dunia IT.

AVAR http://www.aavar.org adalah organisasi non profit komunitas pemerhati sekuriti khususnya antivirus untuk wilayah Asia Pasifik. Namun, karena perkembangan ekonomi dunia yang secara perlahan bergeser ke Asia Pasifik dimana negara-negara seperti China, India, Indonesia dan Rusia menjadi negara yang memiliki potensi perkembangan sangat besar. Maka secara de facto, AVAR sudah menjadi konferensi para pemerhati malware dunia.

Walaupun Indonesia saat ini belum memiliki produk antivirus yang mampu berbicara di level regional, namun sebenarnya dalam sejarah perkembangan virus, Indonesia memiliki dasar yang kuat untuk menjadi salah satu pemain di kancah global. Pada awal munculnya virus, ada satu virus yang dinamai Ohio sebenarnya merupakan hasil “karya” programmer dari salah satu mahasiswa dari Bandung yang lebih dikenal di Indonesia dengan nama virus Denzuko. Setelah itu, Indonesia pernah memiliki program antivirus cukup handal dan bahkan memiliki majalah khusus sekuriti Mikrodata yang juga mempelopori pembuatan aplikasi antivirus. Tetapi karena rendahnya penghargaan terhadap HAKI, pelan-pelan aplikasi antivirus ini mati karena tingginya tingkat pembajakan. Pada tahun 2005, virus asal Indonesia yang dimotori Rontokbro mempelopori penyebaran dengan cara menginfeksi USB Flash Disk, berbeda dengan antivirus mancanegara yang mengandalkan penyebarannya melalui website, email dan jaringan. Terbukti cara menginfeksi lewat UFD (USB Flash Disk) sangat efektif dan beberapa tahun kemudian mayoritas virus menggunakan UFD sebagai salah satu “lagu wajib” untuk menyebarkan dirinya. Komunitas antivirus di Indonesia juga mulai terbentuk, terbukti dari mulai munculnya antivirus lokal seperti PC Mav, Smadav dan Ansav yang dalam banyak kasus ternyata mampu mendeteksi virus lokal lebih cepat dari antivirus mancanegara.

AVAR 2010 memiliki akan memfokuskan thema konferensi pada 3 ancaman besar di dunia sekuriti antara lain :

  1. Ancaman malware pada Jejaring sosial (Social Networking) seperti Facebook, Twitter dan My Space.
  2. Ancaman malware pada jaringan internet dan korporat.
  3. Ancaman malware pada mobile, seiring dengan tingginya pertumbuhan smartphone seperti Andriod, Blackberry, Iphone, Symbian dan Windows Mobile

Untuk itu, salah satu pembicara kunci yang mengkonfirmasikan hadir untuk memberikan presentasi adalah pakar sekuriti mobile dari F-Secure, Mikko H. Hypponen.

Bila anda berminat untuk mengetahui lebih jauh mengenai AVAR2010 ini silahkan lihat di http://www.avar2010.org atau http://www.aavar.org/avar2010/.

Bila anda memiliki pertanyaan lebih jauh mengenai AVAR2010 atau anda berminat untuk menjadi sponsor AVAR2010, silahkan hubungi email avar2010@aavar.org.

 

sumber: http://www.vaksin.com

—————

Back